Jumat, 23 Oktober 2009

Resep Masakan Bakso Sapi

BaksoBakso Sapi adalah satu makanan favorit di Indonesia. Sayangnya Krisis Moneter dan berbagai kenaikan harga barang yang melanda Indonesia membuat daya beli rakyat Indonesia menurun, termasuk pedagangnya.



Umumnya rakyat kalau harga bakso mahal tidak mau beli. Padahal harga daging sapi bisa mencapai Rp 60 ribu lebih. Dari satu resep di bawah saja minimal biaya untuk 1 porsi Bakso Rp 6.000. Belum termasuk mie segala macam.



Tak heran jika para pedagang Bakso banyak yang mencampur baksonya dengan daging babi bahkan daging tikus agar harga baksonya tetap terjangkau. Di TV Swasta diliput bagaimana seorang pedagang bakso mengaku memakai daging tikus untuk baksonya sambil dishoot satu ember penuh berisi daging tikus yang sudah dikuliti. Sementara para pembeli yang makan ketika diwawancarai kenapa makan bakso di sini, mereka menjawab karena rasanya amat lezat. “Dagingnya” begitu berasa.



Kalau dulu, di gerobaknya biasa ditulis “Bakso Sapi.” Kalau sekarang tidak lagi. Karena itu wajar saja jika mereka menjual bakso babi atau tikus toh mereka tidak mengatakan itu “Bakso Sapi.”



Untuk menghindari Bakso Tikus atau Bakso Babi, maka membuat Bakso sendiri adalah satu cara yang ampuh agar anda bisa makan Bakso Sapi dengan tenang tanpa rasa was-was. Kecuali jika anda kenal betul kalau pedagangnya adalah seorang Muslim yang benar-benar jujur.



Berikut berbagai resep Bakso Sapi:



Bakso Sapi Kuah



Bakso Sapi---khas menu jajanan di jakarta, cobalah membuatnya sendiri --Bakso Sapi caranya mudah dan tidak kalah sedapnya.



Bahan:


Daging sapi giling 1/2 kg


Bawang putih 3 bh dihaluskan.


Tepung Sagu 50 gram


Garam secukupnya. (1 sdt)


Putih telur 1 bh



Sediakan:


Air panas/ mendidih 1 baskom


Air dingin/air es 1 baskom



Cara membuat BAKSO SAPI:



Campur semua bahan sampai teraduk rata dan tidak melekat.  dengan menggunakan tangan dan sendok.  Basahkan tangan dengan air, ambil campuran daging dengan tangan dan genggam dan keluarkan pencet ambil bulatan bakso dengan sendok dan celupkan ke air panas sampai mengapung lalu pindahkan ke air es selama 5 menit. Lakukan sampai semuanya selesai.




KUAH  KALDU:



Siapkan kuah kaldu sapi tambahkan bumbu garam, merica, dan gula.  Setelah didih masukan bakso sapi tadi dan masak sebentar daja.



Sajikan:  siapkan mangkok isi dengan bakmi atau bihun yang sudah direbus, tuangi kuah kaldu dan baksonya taburi seledri dan bawang merah goreng.


http://www.myonlinerecipe.com/index.php?detailed=76




RESEP BAKSO DAGING SAPI



Bakso:


250 gram daging sapi, giling sampai halus sekali


125 gram tepung kanji


25 cc air


1/2 sendok makan garam


2 siung bawang putih, haluskan


1/4 sendok teh merica bubuk



Kuah ayam:


750 cc kaldu ayam


1/2 sendok teh merica bubuk


1 sendok teh garam


1 batang daun bawang, iris tipis



Cara membuat Bakso:


1. Campur daging sapi giling dengan tepung kanji, garam, bawang putih, dan merica bubuk, uleni sambil ditambah air sedikit-sedikit sampai adonan licin.


2. Didihkan air yang agak banyak, lalu kecilkan api sampai air tidak bergolak lagi.


3. Kepal adonan hingga keluar dari genggaman, sendoki dan masukkan ke dalam air mendidih tadi,


4. Rebus kira-kira 10 menit, jaga air jangan sampai bergolak agar bakso tidak pecah.


5. Kuah ayam: didihkan kaldu ayam, masukkan merica bubuk dan garam, aduk rata, lalu masukkan bakso, didihkan kembali, angkat dari api, taburi dengan daun bawang.


6. Biasanya disajikan bersama-sama dengan Mi Ayam Jamur dan Pangsit Rebus.


http://resepmasakanindonesia.idcc.info/bakso-daging-sapi.htm




BAKSO MALANG



BAHAN BAKSO:


350 gr daging sapi yang segar


50 gr tepung sagu


100 cc air es


1 butir telur


4 siung bawang putih


1/2 sdt merica


3 sdt garam



KUAH:


2 liter air


600 gr lutut sapi/tulang sapi


6 siung bawang putih


1/2 sdt merica


2 batang daun bawang, iris


3 sdt garam



PELENGKAP:


10 lembar kulit pangsit, goreng


150 gr mi kuning basah


10 tahu goreng, serong, toreh sedikit


Bawang goreng secukupnya


Sambal rebus



CARA MEMBUAT:


1. Buat bakso: haluskan bawang putih, merica, dan garam. Giling daging hingga halus. Campur dengan tepung sagu, bumbu halus, telur, dan


air es. Aduk rata sambil dibanting-banting. Ambil 1/3 adonan untuk isian tahu.


2. Didihkan air, lalu matikan apinya. Buat bulatan bakso dua macam, satu besar dan satu kecil. Celupkan dalam rebusan air. Lakukan sampai habis.


3. Masak kembali hingga baksonya mengapung, angkat, tiriskan.


4. 1/3 adonan bakso masukkan dalam tahu. Kukus sebentar.


5. Buat kuah: haluskan bawang putih, merica, dan garam. Didihkan air, bum


bu, dan tulang, masak hingga mendidih, saring. Taburi daun bawang, angkat.


6. Siapkan mangkuk, tata mi, bakso, dan tahu. Tuangi dengan kuahnya, taburi daun bawang, dan bawang goreng. Sajikan dengan pangsit goreng dan sambal rebus.



Untuk: 6 orang.


http://cuek.wordpress.com/2007/04/20/bakso-malang/




Resep Masakan BAKSO DAGING SAPI



Bakso:


250 gram daging sapi, giling sampai halus sekali


125 gram tepung kanji


25 cc air


1/2 sendok makan garam


2 siung bawang putih, haluskan


1/4 sendok teh merica bubuk



Kuah ayam:


750 cc kaldu ayam


1/2 sendok teh merica bubuk


1 sendok teh garam


1 batang daun bawang, iris tipis



Cara membuat Bakso:


1. Campur daging sapi giling dengan tepung kanji, garam, bawang putih, dan merica


bubuk, uleni sambil ditambah air sedikit-sedikit sampai adonan licin.


2. Didihkan air yang agak banyak, lalu kecilkan api sampai air tidak bergolak lagi.


3. Kepal adonan hingga keluar dari genggaman, sendoki dan masukkan ke dalam air


mendidih tadi,


4. Rebus kira-kira 10 menit, jaga air jangan sampai bergolak agar bakso tidak pecah.


5. Kuah ayam: didihkan kaldu ayam, masukkan merica bubuk dan garam, aduk rata,


lalu masukkan bakso, didihkan kembali, angkat dari api, taburi dengan daun


bawang.


6. Biasanya disajikan bersama-sama dengan Mi Ayam Jamur dan Pangsit Rebus.



http://www.resepmasakanenak.com/resep-masakan-bakso-daging-sapi/



Trans TV Tegaskan Penjual Bakso Daging Tikus Faktual



Kamis, 12 Januari 2006 | 17:59 WIB


TEMPO Interaktif, Jakarta:Ichwan Murni, staf juru bicara Trans TV, menegaskan pemberitaan seputar penjual bakso dari daging tikus merupakan fakta di lapangan. Berita itu hasil liputan investigasi tim Trans TV.



"Ini murni hasil investigasi kami. Apa yang terjadi di lapangan, itulah faktanya," kata dia menanggapi unjuk rasa para penjual bakso dari Tangerang, Kamis (12/1).



Baca selengkapnya di:


http://www.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2006/01/12/brk,20060112-72184,id.html



HEBOH BAKSO CELENG


Brutal, Warga Serang Pedagang Bakso


Kamis, 07 Desember 2006, 04:26:20 WIB



Rakyat Merdeka. Menyusul terbongkarnya penjualan bakso dengan menggunakan daging babi hutan (celeng) di kawasan Samarinda Seberang, banyak warga yang resah. Bahkan kekecewaan yang mereka rasakan tak jarang diluapkan dengan merusak rombong milik pedagang bakso yang menggunakan daging tersebut.



Setelah rumah Dwi Santoso (22) warga Jl Manunggal 1, Loa Janan Ulu, Kutai Kartanagara (Kukar) yang dirusak. Giliran rumah pedagang bakso yang diketahui menggunakan daging babi, yakni Jojon yang berada di kawasan Jl Cokro Aminoto, Samarinda Seberang yang diserbu warga yang merasa jengkel dengan ulah pedagang tersebut pada Rabu (6/12) pagi.


http://www.rakyatmerdeka.co.id/nusantara/index.php?q=news&id=3638



Kasus Bakso Babi



Agustus 26, 2007


Sekarang, kasus-kasus yang muncul makin aneh. Lihat saja, sekarang muncul kasus bakso babi. Modusnya adalah mencampur daging sapi yang akan dibuat menjadi bakso dengan daging babi. Kasus ini terjadi di Kota Palembang. Pelaku bakso babi ini bernama Syaparuddin, pria berusia 48 tahun yang tinggal di Kelurahan 20 Ilir Kota Palembang. Orang ini sudah ditangkap pihak berwajib untuk dilakukan pemeriksaan.



http://kebebasan.wordpress.com/2007/08/26/kasus-bakso-babi/



Oknum Penjual Bakso Babi Diperiksa



Tahap demi tahap pengungkapan siapa produsen bakso babi mulai tercium tim Disnakkeswan Provinsi Bengkulu. Bahkan patut diwaspadai penyebaran bakso babi sampai ke luar kota. Pasalnya populasi babi di Provinsi Bengkulu mencapai 6 ribu ekor.


http://www.bengkuluekspress.com/ver3/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=8&artid=5511