Tampilkan postingan dengan label Piala Dunia 2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Piala Dunia 2014. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Juli 2014

Mana yang Paling Cantik, WAGs Jerman atau Argentina?

Menjelang final Piala Dunia 2014 antara Jerman kontra Argentina, para WAGs (Wife and Girlfriends) pemain dari kedua tim juga tak ingin kalah bersaing di luar lapangan. Mereka akan menunjukan kecantikan mereka mendukung kekasihnya bertanding di final nanti.

Misalnya saja kekasih Lionel Messi, Antonella Roccuzzo yang selalu hadir di setiap pertandingan sang kapten Argentina itu sambil menggendong anaknya, Thiago.

Dilansir International Business Times, berikut persaingan adu cantik WAGs pemain Jerman dan Argentina. Menurut kamu mana yang paling cantik?

Argentina:

Antonella Roccuzzo

Lionel Messi dan Antonella Roccuzzo sudah saling mengenal sejak mereka masih kecil (foto: ibtimes.co.uk)

Evangelina Anderson

Evangelina Anderson sudah menikah dengan Martin Demichelis sejak tahun 2008 (foto: ibtimes.co.uk)

Tamara Gorro

Model Argentina dan seorang entertain Tamara Gorro adalah istri dari Ezequiel Garay (foto: ibtimes.co.uk)

Gisela Dulko

Gisela Dulko adalah seorang pemain tennis profesional yang menikah dengan Fernando Gago pada tahun 2011 (foto: ibtimes.co.uk)


Jerman

Kathrin Gilch

Kiper tangguh Jerman, Manuel Neuer dan Kathrine Gilch dilaporkan sudah bersama-sama sejak tahun 2009 (foto: ibtimes.co.uk)

Sarah Brandner

Gelandang Jerman, Bastian Schweinsteiger bertemu dengan Sarah Brandner pada tahun 2007 di sebuah mal (foto: ibtimes.co.uk)

Lisa Trede Muller

Lisa Trede Muller adalah istri dari pemain Jerman Thomas Muller. Mereka sudah bersama-sama sejak remaja (foto: ibtimes.co.uk)

Ann-Kathrin Brommel

Gelandang tengah Jerman, Mario Gotze berpacaran dengan Ann-Kathrin Brommel sejak pertama kali bertemu di sebuah club pada tahun 2012 lalu (foto: ibtimes.co.uk)

Lena Gercke

Lena Gercke adalah seorang model fashion dan presenter televisi yang mempublikasikan hubungannya dengan Sami Khedira pada tahun 2011 (foto: ibtimes.co.uk)

Cathy Fischer

Bek Jerman, Mats Hummels dan Cathy Fischer sudah berkencang sejak tahun 2007 (foto: ibtimes.co.uk)

Mana WAGs paling cantik menurut kamu?

10 Pemain dengan Gaya Rambut Paling Unik di Piala Dunia 2014

Rodrigo Palacia, pemain Argentina dengan gaya rambut ekor tikusnya (foto via: solopos.com)

Tak ingin melewatkan momen empat tahunan ini dengan gaya rambut biasa-biasa saja, beberapa pemain dari berbagai negara menunjukkan kebolehannya dengan memiliki potongan rambut yang terbilang aneh.

Siapa sajakah para pemain yang memiliki gaya rambut paling unik sepanjang Piala Dunia 2014? Berikut pemain-pemain sepak bola dengan gaya rambut paling unik seperti yang sudah dikumpulkan Wow Menariknya.

10. Cristiano Ronaldo

(foto via: BBC)

Pemain pertama yang memiliki potongan rambut yang terbilang unik datang dari kapten timnas Portugal. Menurut berita yang tersebar, pola zig-zag di sisi kanan kepala Ronaldo itu terinspirasi dari seorang bayi yang menjalani operasi tumor otak. Selain itu Ronaldo juga membantu membiayai operasi bayi tersebut.

9. Arturo Vidal

(foto via: smh.com.au)

Pemain asal Chili ini juga memiliki potongan rambut yang terbilang unik. Pemain berusia 27 tahun ini menjadi salah satu pemain andalan Chili ketika berhasil mengalahkan Spanyol 2-0 pada babak fase grup.

8. Marouane Fellaini

(foto: mlssoccer.com)

Belgia juga memiliki banyak pemain bintang salah satunya Fellaini. Penampilannya di Piala Dunia tahun ini cukup memuaskan. Dan juga ditambah dengan gaya rambut kribonya yang merupakan ciri khas dari Fellaini.

7. Benoit Assou Ekotto

(foto via: allyouneedislists.com)

Selain Fellaini, pemain lainnya yang setia dengan gaya rambut kribo yaitu Benoit Assou Ekotto. Namun sayang Ekotto bersama timnya, Kamerun tidak bisa lolos dari babak fase grup.

6. Mario Balotelli

(foto: Getty Images)

Siapa yang tidak kenal pemain yang kerap bikin ulah ini, Mario Balotelli. Selain suka bikin ulah, penyerang asal Italia ini juga memiliki gaya rambut yang unik lho. Namun sayang pada babak fase grup, Italia tidak lolos ke 16 besar setelah dikalahkan Uruguay 0-1.

5. Paul Pogba

(foto: talksport.com)

Pemain timnas Perancis ini bisa dibiliang memiliki gaya rambut yang cukup rumit. Dengan gaya rambut uniknya itu, ia berhasil mencetak satu gol saat melawan Nigeria. Namun sayang pada perempat final Perancis harus mengakui keungulan Jerman.

4. Raul Meireles

(foto via: telegraph.co.uk)

Selain CR7, Portugal juga memiliki pemain lainnya dengan gaya rambut paling unik yaitu Raul Meireles. Dia hanya menyisakan rambut pada bagian atas kepalanya, sementara pada bagian sisi kanan-kiri kepalanya hanya ada sedikit rambut.

3. Bacary Sagna

(foto: anotherbestday.com)

Sagna juga tak ingin kalah dalam hal gaya rambut, Memang pemain Manchester City ini sudah sejak lama memiliki gaya rambut kesukaannya ini.

2. Rodrigo Palacio

(foto via: solpos.com)

Pemain cadangan yang kerap diturunkan pelatih Argentina, Alejandro Sabella ini memiliki gaya rambut paling berbeda dengan pemain lainnya. Dengan gaya rambutnya yang mirip seperti ekor tikus itu membuat ia tampil cukup gemilang di Piala Dunia 2014 meskipun hanya pemain cadangan.

1. David Luiz

(foto via: espnfc.com)

Tak jauh berbeda dengan Fellani, gaya rambut ala David Luiz sedikit lebih kriting lagi hanya saja tidak segondrong Fellani. Namun sayang ia menerima kekalahan yang memalukan saat melawan Jerman dengan skor 1-7.

Rabu, 09 Juli 2014

[FOTO] Wajah Sedih Suporter Brasil

Selama jalannya pertandingan berbagai macam ekspresi sedih para suporter Brasil dikeluarkan. Mereka sangat sedih karena timnya bisa sampai dibantai oleh Jerman. Apalagi ketika Brasil tertinggal 5 angka saat babak pertama, banyak suporter Brasil yang terpukul hatinya.

(foto: AP)

(foto: Robert Cianflone/Getty Images)

(foto: Victor Moriyama/Getty Images)

(foto: Yasuyoshi Chiba/AP/Getty Images)

(foto: Miguel Schincariol/AFP/Getty Images)



(foto: screen shoot via Vina)

(foto: globalnews.ca)




Selasa, 08 Juli 2014

6 Negara dengan Suporter Sepakbola Paling Rasis

(foto: The Richets)

Rasisme diartikan suatu kepercayaan seseorang atau kelompok yang menyatakan bahwa ras miliknya lebih unggul dibandingkan ras lainnya. Biasanya sikap rasisme sering ditunjukan orang kulit putih terhadap orang kulit hitam.

Sikap rasisme tidak hanya terjadi di luar lapangan saja, di dalam lapang sepak bola pun aksi rasisme kerap terjadi. Ada banyak sikap rasisme yang pernah ditunjukan suporter-suporter sepak bola di berbagai negara. Dilansir The Richest, berikut beberapa kejadian tindakan rasis yang pernah dilakukan suporter sepak bola dari berbagai negara.

6. Rusia

(foto via:  crowdfundingguide.com)

Pada tahun 2008, selama pertandingan UEFA antara klub asal Rusia, Zenit St Petersburg melawan klub asal Perancis, Olympique Marseille, sebuah tindakan rasis dilakukan oleh suporter tuan rumah Rusia. Suporter itu mengejek salah satu pemain Marseille dengan melemparkan kulit pisan dan melakukan nyanyian monyet.

Selain itu pada tahun 2013 lalu, ketika pemain bintang asal Nigeria, Peter Odemwingie dijual dari klub Rusia, Lokomotiv Moscow ke West Brom di Inggris, para suporter Rusia kembali berulah. Mereka merakayan transfer pemain itu dengan spanduk rasis yang ada gambar pisangnya dan bertuliskan "Thanks West Brom".

5. Italia

(foto via: blogspot.com)

Meskipun Italia adalah rumah bagi beberapa tim internasional yang paling besar di dunia termasuk Inter Milan, AC Milan, dan Juventus di liga Serie A, mereka dikatakan sebagai salah satu liga paling korup dan rasis.

Kalian pasti mengenal sosok Mario Balotelli, sepanjang karirnya sebagai pemain sepakbola, ia kerap mendapatkan ejekan dan cemoohan dari suporter Italia yang rasis.

Pada tahun 2012 silam, pemain sepak bola asal Ghana, Kevin Prince Boateng sedang bermain untuk klub ternama Italia, AC Milan dalam pertandingan persahabatan melawan melawan tim Pro Patria. Selama jalannya pertandingan, suporter Patria terus-menerus membuat ejekan rasis setiap kali Boateng menguasai bola. Merasa kesal atas sikap suporter Patria, Boateng langsung menendang bola ke tribun dan langsung keluar lapangan.

Sikap solideritas ditunjukan rekan setimnya yang juga ikut keluar lapangan ketika Boateng meninggalkan lapangan.

4. Inggris

(foto: dailymail.co.uk)

Liga Primer Inggris sudah tak diragukan lagi sebagai salah satu liga di mana para pemain bintang bermain. Tapi meskipun demikian belum tentu sikap rasis tidak pernah terjadi di dalam liga tersebut.

Pada tahun 80-an, pemain seperti John Barnes dan Paul Ince menjadi target ejekan para suporter rasis. Sekarang pemain yang sering jadi target ejekan beberapa suporter rasis antara lain Joseph Yobo, Djimi Traore dan Patrice Evra.

Pada pertandingan antara MU melawan Liverpool, Evra mengaku dapat ejekan rasis dari striker Uruguay, Luis Suarez. Ia juga mengaku selama jalannya pertandingan Suarez terus memberikan ejekan rasis kepadanya.

Beberapa insiden rasisme lainnya yang pernah terjadi di Inggris yaitu ketika striker asal Mesir, Mido yang mendapat ejekan dengan sebutan "Teroris" dari para suporter Newcastle. Selain itu pelatih asal Israel, Avram Grant juga mendapat ejekan dari suporter timnya sendiri, Chelsea.

3. Spanyol

(foto: theprovince.com)

Insiden rasisme pertama di La Liga terjadi pada bulan April ketika pemain Barcelona, Daniel Alves sedang bermain melawan Villareal. Waktu itu Alves hendak mengambil tendangan sudut namun salah satu suporter melemparkan pisang tepat di depan Alves.

Sikap sportif ditunjukan Alves ketika ia mengabaikan ejekan rasis itu dan langsung mengambil pisang tersebut kemudian ia memakannya.

Seminggu kemudian, Pape Diop yang bermain untuk Levante mendapat ejekan rasis selama pertandingan melawan Athletico Madrid. Namun Diop mengacuhkan ejekan itu dan ia malah menari di depan para suporter yang rasis itu.

2. Jerman

(foto via: face2faceafrica.com)

Pada babak penyisihan grup di Piala Dunia 2014, pertandingan antara Jerman melawan Ghana terganggu oleh salah satu suporter Jerman yang menuliskan pesan-pesan rasis Nazi yang ditulis di dadanya. Tak hanya itu di pertandingan yang sama ada kerumunan suporter kulit putih yang mengecat wajahnya jadi hitam sambil menggunakan kaos bertuliskan Ghana.

1. Prancis

(foto via: rferl.org)

Kamu pasti masih ingat pemain legendaris asal Perancis, Thierry Henry. Sejak memulai debutnya di dunia sepak bola ia kerap mendapat ejekan rasis dan bahkan diludahi oleh para suporter.

Aksi rasis tidak hanya dihadapi pemain kulit hitam, tetapi juga oleh pemain keturunan Arab. Samir Nasri adalah contohnya yang sekarang bermain untuk Manchester City. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini menurut salah satu surat kabar Prancis, Nasri menjelaskan bahwa telah muncul rasisme di kalangan suporter Prancis yang melahirkan partai-partai ekstrim politik.

"Orang-orang Prancis sekarang berbalik jadi melawan kaum muslim. Sepeuluh sampai lima belas tahun yang lalu, itu tidak seperti ini, saya tidak suka mentalitas di Prancis sekarang," kata Nasri.