Tampilkan postingan dengan label tips trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips trik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Desember 2014

Bagaimana Merawat Pakaian Berwarna Putih?

Pakaian warna putih lama-kelamaan terlihat tidak cerah lagi. Mengapa dan bagaimana cara merawat yang terbaik? Coba kita lihat faktor dan tipsnya berikut ini.

Air Pencucian Pakaian dan Kain Putih
Sudah menjadi hal utama bahwa kondisi air yang digunakan dalam mencuci pakaian atau kain berwarna putih sangat berpengaruh dalam perubahan warna karena perbedaan kandungan yang dimiliki setiap air. Bila air sumur berwarna kekuningan atau kecokelatan sudah pasti jangan digunakan.
 

thisnext.com


Air PDAM juga belum tentu bersih meski terkadang terlihat bening. Jika Anda menggunakan air PDAM, maka sebaiknya Anda siapkan wadah penampungan khusus untuk mencuci pakaian putih. Tampung air misalkan dalam 1 drum dan biarkan selama 1 minggu agar partikel yang sangat kecil bisa mengendap, biasanya partikel zat besi yang lebih cepat membuat baju berwarna kuning. Ini juga berlaku ketika Anda mencuci menggunakan air hujan.



Deterjen dan Zat Pembersih lain untuk Pakaian dan Kain Putih
Pastikan bahwa deterjen atau zat pembersih lain bukan berbahan Chlorine, biasanya zat Klorin lebih sering menyebabkan kain putih lebih cepat berwarna kuning dan juga melunturkan zat warna lain. Apalagi jika baju Anda ada sebaian yang berwarna selain putih. Selain itu juga zat klorin akan membuat serat baju lebih cepat rapuh. Pilihlah zat pembersih yang tidak merusak warna dan juga serat kai


 
wardrobeadvice.com


Pembilasan Pencucian Pakaian dan Kain Putih
Hal yang perlu diingat bahwa pembilasan yang tidak bersih pada kain atau pakaian putih bisa membuat kain atau pakaian putih menjadi berwarna lebih kekuningan atau kecokelatan sedikit demi sedikit.

Pembilasan yang tidak bersih akan menyisakan zat pembersih yang masih menempel yang notabenenya telah membawa kotoran pada pakaian atau kain Anda akan tetap menempel pada pakaian Anda dan ketika dijemur akan kering dan berwarna kekuningan. Coba saja busa deterjen yang menempel dapa permukaan ketika tidak dibilas da kering akan menjadi warna yang kurang enak untuk dilihat, bahkan bisa berjamur dan keringnya berwarna kuning.

Penjemuran Pakaian dan Kain Putih
Sebisa mungkin penjemuran kain dan pakaian berwarna putih jangan terlalu sering terkenan sinar matahari langsung. Sinar matahri ternyata juga bisa menyebabkan warna pada pakaian bisa berubah.


Tips menghilangkan noda kekuningan.

Seringkali pemakaian deodorant menimbulkan efek samping yakni noda  kuning pada ketiak baju. Merendam pakaian terlalu lama menggunakan air yang mengandung zat besi tinggi juga menyebabkan noda kekuningan.

 
diytrade.com


Ada dua  cara yang bisa dicoba:
1. Dengan perbandingan sama antara baking soda, hidrogen peroksida, dan air. Campur untuk menghilangkan noda di sehelai pakaian. Lindungi bagian atas pakaian dengan handuk tebal. Gosokkan adonan ke noda, diamkan 30 menit. Gunakan sikat gigi untuk menghilangkan residu, lalu cuci seperti biasa dengan air panas/ dingin.
 
2. Cara ini terbilang sangat praktis. Belilah sitrus alias asam sitrat atau citric acid, yang bisa diperoleh di mini market atau pasar. Kalau bingung, tanya kepada penjualnya: untuk pembuat cocktail. Bentuknya mirip penyedap rasa, biasa dikemas dalam plastik bening.

Larutkan sitrus ke dalam ember berisi air panas, dan rendam pakaian yang ternoda tadi. Biarkan sekitar 20 menit sampai Anda melihat pakaian sudah kembali kinclong, lalu cuci seperti biasa.


















Sumber:
womenworld.
rozzmode
hennyfaridah

Cara Alami Mengusir Serangga dan Tikus dari Rumah

Apakah rumah Anda banyak kecoa, semut, nyamuk, dan tikus? Bila iya maka tips berikut ini akan sangat membantu Anda untuk menjauhkan hewan-hewan pengganggu itu dari rumah Anda.

Cara alami ini menggunakan sesuatu yang memang tidak disukai oleh hewan-hewan pengganggu seperti di atas. Semua bahannya relatif mudah untuk dicari.


Bahan-bahan yang perlu disiapkan

1. Merica Butir



2. Minyak Serai



3. Jeruk Nipis




4. Buah Mengkudu



5. Kain Kasa



6. Kain Lap



7. Karet Gelang




Cara Membasmi Kecoa

  1. Haluskan merica butir
  2. Tempatkan dalam kain kasa
  3. Ikat dengan karet gelang dan buat beberapa buah
  4. Letakkan di tempat-tempat yang menjadi sarang atau tempat lalu-lintas kecoa.


Cara Membasmi Nyamuk

  1. Sekarang mulai banyak dijual sari pati serai atau biasa disebut minyak serai.
  2. Gunakan minyak serai sebagai pengusir nyamuk.
  3. Caranya, teteskan sekitar 10 tetes minyak serai ke dalam 1 liter air untuk ngepel lantai.
  4. Aroma serai akan mengusir nyamuk.
  5. Lakukan secara teratur setiap hari agar nyamuk tidak berani mendekat.

Cara Membasmi Semut


  1. Gunakan perasan air jeruk nipis untuk menghilangan semut.
  2. Caranya, peras jeruk nipis dan campur airnya ke dalam 50cc air.
  3. Celupkan kain lap, dan gunakan kain itu untuk membersihkan tempat berkumpulnya semut atau jalur yang biasa dilewati semut.

Cara Membasmi Tikus


  1. Gunakan buah mengkudu yang sudah masak.
  2. Kenakan sarung tangan, lalu potong-potong buah tersebut.
  3. Sarung tangan diperlukan untuk menghindari getah buah mengkudu, sebab jika terkena tangan getahnya dapat menimbulkan rasa gatal.
  4. Letakkan potongan buah di dalam beberapa wadah lalu tempatkan wadah-wadah tersebut di sudut-sudut yang sering dilalui tikus atau pada tempat-tempat di mana tikus bersarang.
  5. Bau buah mengkudu akan membuat tikus kabur dan kapok datang lagi.

Sumber :
tribunnews.com

Selasa, 02 Desember 2014

Lakukan 6 Tips Berikut Agar Terhindar Dari Bau Kaki Menyengat

Ketika berbicara bau badan, biasanya orang akan terfokus pada ketiak, lengan, atau daerah sekitar alat kelamin. Padahal, bau badan juga bisa berupa aroma tidak sedap yang ditimbulkan kaki atau biasa disebut dengan bromodosis.


Memang agak berbeda karena selain kelenjar apokrin (kelenjar yang bisa menghasilkan bau), sepatu dan kaus kaki pun bisa menyebabkan aroma tidak sedap pada kaki.

Maka dari itu, Anda perlu memperhatikan kondisi kaki dan alas kaki untuk menghindari aroma tidak sedap pada kaki, seperti dikutip dari Medical News Today:

1. Cuci kaki dengan air hangat secara teratur
Ingatlah bahwa air hangat bisa membunuh bakteri lebih baik dibanding air dingin. Saat mencuci kaki, ada baiknya tambahkan minyak teh. Setelah itu keringkan kaki terutama di sela-sela jari.

2. Pilih kaus kaki yang tepat
Layaknya pakaian, pilihlah kaus kaki yang terbuat dari serat alami seperti katun atau setidaknya kombinasi serat buatan dan wol. Gantilah kaus kaki Anda setiap hari.

3. Pilih sepatu yang tepat
Sebaiknya hindari sepatu dengan bahan plastik. Selain itu, usahakan untuk melepas sepatu Anda tiap kali ada kesempatan untuk memberi kesempatan kaki untuk bernapas. Jika kaki Anda mudah berkeringat, sebaiknya jangan gunakan sepatu yang sama selama dua hari berturut-turut dan biarkan sepatu benar-benar dalam keadaan kering.

4. Gunakan batu apung
Bakteri bisa berkembang di kulit mati. Jika di telapak kaki terdapat kulit mati, sebaiknya hilangkan kulit mati itu menggunakan batu apung dengan cara digosok.

5. Pergi berkeliling dengan telanjang kaki
Cara lain memberi kesempatan kaki untuk bernapas yaitu dengan berjalan tanpa alas kaki atau mencopot alas kaki sesering mungkin.

6. Gunakan deodoran
Tanyakan kepada dokter jika kaki Anda memang membutuhkan deodoran khusus kaki. Atau jika ada infeksi jamur di kaki, cukup konsultasikan apa obat anti-jamur yang sesuai untuk mengobati infeksi Anda.


Sumber :
detik