Minggu, 27 Oktober 2013

Mengapa Laba-Laba tak Terperangkap Jaringnya Sendiri?

Seekor lalat yang sedang terbang tiba-tiba menghantam jaring laba-laba. Tubuhnya menggelepar, semakin berupaya berontak semakin lengket menempel. Lalu datanglah laba-laba pemilik sarang dengan lincah siap menemui korban. Bila serangga lain terjebak, mengapa laba-laba tidak?
 



Menurut penelitian, ada beberapa hal yang membuat laba-laba tak terperangkap jaringnya sendiri, yakni:

1. Jaring laba-laba tersusun dari benang sutra, ada bagian yang lengket dan tidak.  Benang-benang yang berupa garis lurus seperti jari-jari yang keluar dari pusat jaring laba-laba bersifat tidak lengket, sedangkan benang-benang yang membentuk lingkaran atau spiral pada jaring laba-laba merupakan benang yang lengket. Serangga lain otomatis mengenai bagian spiral yang lengket hingga terjebak. Sementara laba-laba  akan melewati bagian yang tidak lengket untuk memangsanya.

2. Laba-laba memiliki dua sampai tiga cakar khusus berukuran kecil pada ujung setiap kakinya yang dapat digunakan untuk mengambil untaian jaring laba-laba. Dengan cara ini, laba-laba dapat bergerak dengan cepat melalui jaring tanpa terjebak. Salah satu cakar laba-laba memiliki area khusus yang digunakan untuk mengaitkan untaian jaring. Laba-laba dapat menggunakan cakar khusus untuk berayun dari untaian ke untaian lainnya tanpa harus menyentuh bagian lengket dari jaring.

3.   Beberapa ilmuwan juga berpendapat bahwa laba-laba memiliki jenis minyak tertentu pada tubuhnya. Minyak ini membuat laba-laba tidak menempel pada jaringnya dan membantu untuk menghentikannya terjebak dalam jaring sendiri.

Walau sangat jarang terjadi, laba-laba bisa saja tergelincir dan terperangkap kejaring mereka sendiri. Kalau begini kejadiannya repot, karena senjata makan tuan. :)






 





Sumber:
sains

0 komentar:

Posting Komentar